Copywriter Adalah Pekerjaan Penting Pada Perusahaan

  • Whatsapp
Copywriter-Adalah-Pekerjaan-Penting-Pada-Perusahaan
Sumber: moneymagpie.com

Saat kamu membuka bagian lowongan pekerjaan akan mendapati ada banyak sekali perusahaan yang menawarkan posisi copywriter. Sebagian orang saat ini masih bingung mengenai perbedaan dari copywriter dan content writer. Sekilas terlihat mirip memang antara copywriter dengan content writer. Padahal content writer dan copywriter adalah dua profesi berbeda.

Kamu yang memiliki hobi menulis dan ingin menjadi penulis perlu mengetahui perbedaan antara keduanya. Siapa tahu saat kamu sudah mengetahui perbedaan antara keduanya, kamu bisa memutuskan untuk menjadi yang mana. Buat kamu yang penasaran dengan perbedaan antara keduanya bisa melihat perbedaannya berikut.

Baca juga : Hosting website termurah no 1

Pengertian dari Copywriter

Jaman dahulu profesi penulis identik sebagai pengarang buku. Para penulis buku tersebut mendapatkan penghasilan dari royalty yang besarnya sesuai dengan perjanjian dengan pihak penerbit. Berkat perkembangan internet, profesi penulis tidak hanya melulu menjadi pengarang buku. Bisa juga dengan membuat konten website maupun tulisan untuk tujuan promosi.

Penulis yang bekerja membuat tulisan dengan tujuan promosi adalah copywriter. Hampir semua perusahaan saat ini memerlukan copywriter guna membuat produk atau layanan menjadi tenar di kalangan masyarakat. Bisa dikatakan profesi copywriter adalah krusial bagi perusahaan.

Seorang copywriter harus mengerti perkembangan jaman dan sebaiknya juga memiliki skill desain grafis menggunakan beberapa software, seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, dan CorelDRAW. Profesi ini mengharuskan seorang penulis mampu membuat tulisan yang dapat membujuk orang yang membaca agar membeli produk atau menggunakan layanan.

Harus pandai-pandai dalam menggunakan kalimat persuasif. Orang yang bekerja sebagai penulis jenis ini juga harus mampu menonjolkan nilai tambah produk atau layanan menggunakan beberapa fakta studi.

Informasi yang diberikan kepada pembaca juga bersifat edukatif, sehingga bisa secara diplomatis mengantarkan pikiran pembaca setuju dengan hadirnya suatu produk atau layanan. Informasi tersebut harus membahas topik secara mendalam, sehingga orang-orang kritis juga bisa turut setuju terhadap apa yang penulis tersebut promosikan.

Apa Itu Content Writer yang Banyak Merebak Saat ini?

Kamu pasti sudah paham bahwa content writer adalah penulis yang memiliki jobdesk membuat suatu konten. Biasanya para pembuat konten tersebut berkarya di website atau blog. Bisa jadi itu adalah web atau blog milik sendiri bisa juga milik orang lain. Seorang content writer ini erat kaitannya dengan penggunaan aturan SEO.

Tujuan dari content writer ini adalah menaikkan peringkat web atau blog, sehingga bisa berada di halaman depan Google saat ditelusuri oleh pengguna internet. Para penulis konten ini juga biasanya membuat konten untuk menarik pelanggan potensial terhadap bisnis tempat ia menulis. Penulis konten sudan pasti akan berbeda dengan copywriter, terutama dalam hal jobdesk.

Pekerjaan-Copywriter-Penting-Pada-Perusahaan
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Apa Saja Tugas Copywriter?

Pekerjaan sebagai copywriter adalah pekerjaan yang menantang. Orang dengan profesi tersebut dituntut untuk menjadi sangat kreatif demi bisa membuat iklan yang menarik perhatian calon konsumen. Beberapa tugas inti dari seorang copywriter bisa kamu simak berikut.

1. Menyajikan Iklan yang Kreatif

Para copywriter juga harus selalu belajar ilmu marketing, karena seluruh karyanya akan langsung berpengaruh terhadap pemasaran suatu produk perusahaan. Pemasaran yang dilakukan oleh profesi ini tidak sama dengan sales atau marketing. Lebih mirip dengan membuat tulisan untuk dapat memproduksi iklan yang memasarkan produk perusahaan tempat orang tersebut bekerja.

Setiap kata dan kalimat yang disusun akan berpengaruh pada branding perusahaan. Para penulis jenis ini perlu selalu berpikir “outside of the box”. Iklan dengan karakteristik tersebut akan mampu menarik perhatian orang yang melihatnya. Ini bisa membuat penanaman secara tidak sadar ke dalam pikiran orang yang melihat iklan tersebut.

2. Cermat dalam Mengamati

Setiap copywriter harus bisa mengamati trend atau membuat trend. Ia harus jeli dalam melakukan pengamatan terhadap pangsa pasar. Tahapan pertama dari pengamatan adalah mengetahui konten iklan apa yang cocok untuk target pemasaran. Setelah pandai-pandai dalam melakukan observasi, sisanya ia harus bisa menuangkan dalam bentuk yang kreatif.

Adakalanya, kamu perlu untuk merangkai kata-kata yang unik atau enak dibaca. Terkadang seorang copywriter juga bisa melakukan wawancara, penelitian, sampai proses editing demi membuat konten iklan yang baik.

3. Dituntut Fleksibel Terhadap Pekerjaan

Orang yang memiliki profesi ini dituntut menjadi orang yang fleksibel. Maksud dari fleksibel adalah mampu menjalin komunikasi yang baik dengan target sasaran. Itulah mengapa seorang copywriter harus memiliki wawasan yang luas. Kemampuan menyesuaikan diri sangat diperlukan dalam profesi ini.

Contohnya adalah kamu akan membuat produk dengan target sasaran anak-anak berusia 5 – 10 tahun. Hal yang harus bisa kamu lakukan adalah memposisikan diri sebagai anak-anak. Kamu perlu mempelajari juga tentang psikologi anak sebelum melakukan wawancara dengan anak-anak. Itu semua perlu untuk kamu lakukan, karena memang target pemasaran adalah anak-anak.

4. Up To Date Terhadap Perkembangan Media Sosial

Setiap media sosial mempunyai karakteristik yang berbeda. Tidak hanya tampilan yang berbeda, bahkan cara menggunakan yang juga berbeda. Contohnya saja penggunaan Twitter berbeda dengan Instagram. Twitter mempunyai batasan dalam hal penulisan karakter, sehingga kamu harus bisa menuliskan konten iklan dengan singkat, padat, dan jelas.

Sedangkan Instagram memiliki tampilan konten iklan menggunakan IG Feed maupun IG Story. Instagram juga menawarkan pembuatan status dengan jumlah karakter yang tidak terbatas. Berdasarkan contoh kedua macam media sosial tersebut, kamu akan memahami bahwa cara penggunaan yang berbeda untuk setiap media sosial.

Panduan Teknik Menulis Para Copywriter

Kamu berniat untuk menjadi seorang copywriter. Hal yang diperlukan adalah mengetahui seluruh panduan teknik melakukan copywriting. Beberapa teknik bisa kamu simak berikut.

1. Berpikirlah Sebagai Copywriter Handal

Kamu perlu memiliki pola pikir handal sebagai seorang copywriter. Lakukan pekerjaan dengan senang hati dan cobalah untuk fokus. Saat kamu sudah memiliki mindset tersebut akan membuat kamu mudah dalam menciptakan konten iklan yang booming. Gunakan kata-kata yang tepat agar bisa menarik perhatian calon konsumen yang tepat.

2. Gunakan Formula AIDA

Menulis copy untuk keperluan sales tidak mudah, tetapi kamu bisa menggunakan rumus AIDA. Rumus satu ini merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desires, dan Action. Penggunaan rumus ini dapat membuat jari kamu bergerak di keyboard dan otak tidak kosong akibat bingung harus menulis iklan mulai darimana.

Penulis copy yang menggunakan rumus ini sudah terbukti memiliki conversion rate di atas 2,3%. Bahkan, bisa saja conversion rate yang menggunakan AIDA dapat melejit sampai lebih dari 7,5%. Perubahan yang sangat drastis terhadap penawaran iklan bukan. Ingat conversion rate adalah seberapa menarik suatu iklan penawaran yang dibuat perusahaan dimata konsumen.

3. Pakai Landing Page

Seorang penulis copy juga harus dapat membuat landing page. Sebuah landing page yang baik dapat memberikan feedback conversion rate yang tinggi. Disarankan untuk dapat menggunakan kata maupun kalimat yang tepat dan diiringi dengan desain yang sederhana. Pastikan juga bahwa hanya punya satu tujuan, karena saat gol lebih dari satu justru malah akan membuat kacau.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *